Perpustakaan Sastra Virtual
Kunjungi Berita Utama Terkait
http://bit.ly/MDEducation_headlines
Kumpulan hasil karya sastra siswa kelas 2 dan 3 SD Sekolah Cikal Surabaya

Musikalisasi Puisi

Sebagai bentuk pembelajaran yang terintegrasi,pada program Indonesia Literature ini kami melakukan kolaborasi dengan program musik dalam bentuk musikalisasi puisi. Kegiatan bertemu ahli sebagai narsumber pembelajaran dapat kami lakukan bersama guru mata pelajaran musik sehingga dapat terlihat lingkungan pembelajaran yang bersumber dari hal yang terdekat dan nyata. Pada kegiatan temu narasumber ini murid-murid kelas 3 mendapatkan pembekalan tentang bagaimana cara membuat puisi yang dikemas dalam bentuk musik. Diakhir acara temu ahli ini mereka juga dapat menghasilkan sebuah puisi kolaborasi bersama yang kemudian diberikan sentuhan latar musik, berikut puisi kolaborasi kelas 3 A dan B:

" Sahabat Sejati"

Sahabat sejatiku, kau adalah sinar silau senjaku
Pelukanmu membuat langit senja
Kau selalu membuat hatiku senang
Hati penyayangmu menerangkan duniaku

Sahabat sejatiku, senyumu selalu merekah
Tingkah lucumu mewarnai duniaku
Kau lebih bersinar dibanding matahari
Sahabat sejatiku, terimakasih ada dalam hidupku

Cerita Fantasi

Untuk menambah kreatifitas murid-murid saya di kelas, pada program Indonesia Literature ini saya ingin meningkatkan skill menulis mereka dalam teks fiksi yaitu cerita fantasi dengan mengkombinasikan berbagai metode pembelajaran dan penggunaan teknologi, walau tidak lupajuga meningkatkan kemampuan softskill mereka dalam menulis manual.


Dongeng Fabel


Salah satu cara dalam memahami suatu karya fiksi adalah melalui cerita. Murid-murid saya ajak mengenal salah satu jenis karya sastra fiksi yaitu cerita fabel sebagai bentuk untuk menumbuhkan kecintaan dalam berliterasi. Selain menarik dan penuh imajinasi, pengenalan cerita fabel ini dapat pula mengajarkan anak-anak tentang apa itu nilai moral dan bagaimana contohnya di dalam sebuah cerita. Banyak rangkaian pembelajaran menarik yang saya suguhkan kepada muri-murid saya dalam mengenal fabel, unsur-unsur pembangunnya, ciri-ciri dasar dari fabel, dan juga menelaah pesan moral yang terkandung di dalam cerita fabel. Semua itu saya kemas dalam berbagai kegiatan interaktif seperti membaca cerita fabel pilihan, menggubah cerita terkenal menjadi cerita versi sendiri, menuliskan kelanjutan dari cerita yang belum sempurna menggunakan imajinasi sendiri, dan yang paling disukai oleh murid-murid adalah belajar membuat cerita fabel melalui kegiatan temu narasumber yaitu mendongeng bersama pendongeng dari Kampung Dongeng.